KBR Kembangkan Tanaman Hidroponik di Halaman Rumah

Redaksi : Iwan Surya Permana Sabtu, 21 Januari 2017 | 12:00 WIB
Irgun
Anggota KBR (Kelompok Bangkit Remaja), Abdul Qodir alias Ading memperlihat tanaman hidroponik yang baru disemai maupun yang ditanam di media pipa paralon.*

  

Fajarnews.com, CIREBON- Berawal dari sekumpulan remaja yang mencoba mengajak remaja lainnya agar bisa mencintai lingkungan sekitarnya dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat, kini terbentuk Kelompok Bangkit Remaja (KBR).

Walaupun usia KBR ini masih seumur jagung tetapi karya yang dihasilkan menunjukan keseriusan dan keuletan. Buktinya, mereka telah berhasil membuat sebuah media untuk menumbuhkembangkan tanaman hidroponik.

Pembina KBR, Lenny Maryanni menyebutkan, kegiatan kelompok remaja yang dibentuk pada 28 Oktober 2016 itu sangat membanggakannya. “Mereka bicara punya keinginan melakukan kegiatan-kegiatan yang positif. Saya hanya menyarankan untuk mencoba mengembangan tanaman hidroponik. Akhirnya mereka mau dan behasil,” ucapnya.

Keberhasilan KBR, menurut Lenny, bukan berarti kegiatan yang dilakukan diselang waktu itu sudah menghasilkan, tetapi kemauan kelompok diwujudkan dalam kerja nyata. “Anggotanya terdiri dari Abdul Qodir alias Ading, Deden dan Bagus,” ujar Lenny.

Ketiganya remaja ini merupakan motor penggerak kegiatan pembuatan tanaman hidroponik di lingkungan RW 07 Mulya Asih,  Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.

Menurut salah seorang anggoya KBR, Abdul Qodir cara yang digunakan untuk membuat media tanaman hidroponik dengan menggunakan pipa paralon. “Pipa paralon kita potong dengan panjang sesuai keinginan. Untuk menyimpan media tanaman, pipa tersebut dibuatkan lubang dengan jarak sekitar 20 cm,” jelas Ading, sapaan akrab Abdul Qodir.

Ditambahkan Ading, lubang pipa itu dimaksudkan utuk menyimpan gelas plastik air mineral yang sudah dilengkapi busa sebagai media menanam. “Untuk biaya membuat media tanaman hidroponik sekitar Rp 300 ribuan sudah lengkap tinggal kita mau menanam sayur apa,” papar Ading.

Sebagai uji coba, saat ini KBR menanam kangkung akar, pokcoy, bayam merah, saledri dan labu madu. Dalam pemeliharaannya, mereka lakukan secara gotong royong mulai dari pembibitan, penyemaian, perawatan, pemupukkan, penyemprotan hingga panen.

Menurut Ading,  kegiatan tanaman hidroponik ini selain ramah lingkungan juga memberi manfaat lainnya yaitu oksigen O2. “Yang lebih utama membuka lahan pekerjaan yang dapat membentuk kemandirian dan kesejahteraan dalam sektor pertanian dan perekonomian keluarga,” katanya.  

Ia berharap, banyak pemuda Kota Cirebon melakukan peran aktif di bidangnya masing-masing. “Sebagai remaja dan pemuda, kita punya peran penting dalam pembangunan,” ujar Ading.

Kegiatan kelompok remaja ini sangat didukung Ketua RW 07,  Tuti Budhi Harsono. Bahkan pihak pengurus RW memberikan bantuan berupa bibit kangkung, pakcoy berikut pupuknya. “Saya senang bila kegiatan remaja ke arah hal yang positif,” katanya.

Apreasiasi juga tidak hanya dari pengurus RW setempat. Anggota DPRD Kota Cirebon dari Fraksi Gerindra, Rury Lesmana memberikan perhatian serius atas kreasi KBR. Ia melihat KBR ini merupakan potensi anak muda yang mau menjadi petani kota. (Irgun)


Baca Juga

Komentar

Loading Komentar....