Belasan Game Online Dinilai Dapat Membahayakan Anak

Redaksi : Eko Purnomo Jumat, 20 Mei 2016 | 22:55 WIB
ABR
Seorang anak sedang bermain game online Point Blank di salah warnet yang ada di wilayah Majalengka.

Fajarnews.com, MAJALENGKA - Belasan game online yang saat ini banyak digandrungi oleh anak-anak dinilai berbahaya bagi perkembangan anak. Karenanya para orang tua sebaiknya memberikan perhatian kepada anak-anaknya  saat bermain game online.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Majalengka Aris Prayuda mengungkapkan ada belasan game online yang dinilai berbahaya bagi tumbuh kembangnya anak.

“Ada 15 game sebagaimana dikutip dalam laman website sahabatkeluarga.kemdikbu.go.id yang dinyatakan mengandung kekerasan dan berbahaya bagi anak-anak,” ungkapnya, Jumat (20/5).

Ia menyebutkan, belasan game tersebut antara lain: World of Warcraft, Grand Theft Auto (GTA), Call of Duty, Point Blank, Cross Fire, War Rock, Counter Strike, Mortal Combat, Future Cop, Carmageddon, Shelshock, Raising Force, Atlantica, Conflict, dan VietnamBully.

Menurut Aris bermain game yang mengandung kekerasan selama 20 menit saja dapat mematikan rasa. Anak akan mudah melakukan kekerasan dan kehilangan empati kepada orang lain. Permainan daring berbau SARA, Porno dan Kekerasan akan berdampak buruk bagi keberlangsungan perkembangan anak.

“Mengawasi atau melakukan pemblokiran menjadi salah satu cara untuk membantu orangtua dalam mengontrol jenis game yang dimainkan oleh anak,” katanya.

Hingga saat ini belum ada tindakan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terhadap sejumlah permainan daring yang dianggap berbahaya tersebut.

“Kami sangat berharap ada langkah yang kongkrit dari pemerintah untuk mengantisipasi dampak buruk dari game online ini,” harapnya.

ABDURAHMAN


Baca Juga

Komentar

Loading Komentar....