TAGS :

Puluhan Tahun Sujayana Tekuni Pengobatan Herbal

Redaksi : Andriyana Jumat, 25 September 2015 | 20:39 WIB
DELA
Terlihat Sujayana sedang meracik obat

 

Fajarnews.com, CIREBON- Banyaknya pusat kesehatan yang dikelola oleh pemerintah maupun swasta seperti puskesmas, rumah sakit serta klinik pengobatan modern, tak menyurutkan Sujayana, warga Blok 3, Desa Cangkoak, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon dalam menekuni budidaya tanaman herbal dengan nama Asy-Syifa Herbal ini.

Pasalnya, keberadaan tanaman herbal kian hari kian punah bila tidak di kembangkan atau budidaya secara khusus.

“Saat ini ada 200 tanaman herbal yang saya budidaya, mulai dari tanaman langka hingga tanaman yang mudah kita jumpai dan sering digunakan sebagai bumbu dapur,” kata Jana sapaan akrab Sujayana, kepada fajarnews.com saat ditemuai di rumahnya, Jumat (25/9).

Dikatakanya, dari 200 jenis tanaman obat yang dimilikinya kini tinggal 100 tanaman yang mampu bertahan dalam cuaca yang panas ini. Sisanya mati karena memang tanaman tersebut tumbuh dan hidup hanya di musim hujan atau tumbuh diarea yang lembab.

“Saya menekuni usaha ini sejak tahun 1998, hingga saat ini,” jelas bapak dari 11 anak ini.

Setiap harinya ada saja masyarakat yang datang meminta dibuatkan ramuan herbal (obat-obatan dari tanaman obat). Mulai dari penderita hipertensi, struk, asam urat, kangker, darah tinggi hinga yang terkena bisa ular (digigit ular).

“Tanamannya yang paling banyak digunakan untuk pengobatan seperti, mahkota dewa, valerian, murbai, kunyit putih, temu ireng dan lainya,” ujarnya.

Dari tanaman tersebut, Jana mengolahnya menjadi sebuah obat yang berbentuk serbuk dan cair, dengan cara yang tradisional. Mulai dari memetik daun atau umbi, diiris atau dirajang, dijemur kemudian di tumbuk mengunakan alat tradisional dan dibantu mesin penggiling.

“Terkadang, ada yang gak suka dengan jamu serbuk kita berikan jamu yang berbentuk cair,” jelasnya.

Jana menambahkan, merintis usaha tersebut bukan tanpa kendala. Selain sulit mencari tanaman karena ada beberapa tanaman yang harus dicari dipegunungan bahkan di luar Cirebon. Kendala lainya adalah sulitnya mendapatkan izin dari dinas terkait. (DELA)

 

 


Baca Juga

Komentar

Loading Komentar....